Pancasakti Run 2026 – kembali hadir dengan konsep yang menggabungkan olahraga, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat transformasi perusahaan. Setelah sukses menggelar edisi perdana pada tahun sebelumnya, ajang lari ini kembali mengusung program penghijauan sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian alam.

Tahun ini, penyelenggara mempertahankan tradisi menanam satu pohon untuk setiap nomor peserta (bib) yang di gunakan pelari. Dengan target sekitar 3.000 peserta, kegiatan tersebut di harapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga bumi.

Selain menghadirkan pengalaman berlari yang lebih menarik, Pancasakti Run 2026 juga menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam membangun citra positif menjelang rencana penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada 2029.

Komitmen Penghijauan Tetap Dilanjutkan

Ketua Pancasakti Run 2026, Hendy Sugiono, menegaskan bahwa program penanaman pohon tetap menjadi agenda utama yang di pertahankan sejak penyelenggaraan tahun lalu. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sekaligus upaya mengajak masyarakat ikut berkontribusi menjaga kelestarian alam.

Prosesi penanaman pohon di jadwalkan berlangsung sehari setelah pelaksanaan lomba lari. Lokasi yang di pilih adalah Pusat Budaya Alam Nusantara di wilayah Tangerang, Banten.

Sebanyak kurang lebih 3.000 pohon akan di tanam sebagai simbol komitmen penyelenggara dalam mendukung program penghijauan. Dengan demikian, setiap peserta yang mengikuti lomba secara tidak langsung ikut berpartisipasi dalam aksi pelestarian lingkungan.

Panitia juga akan mengundang sejumlah perwakilan peserta, komunitas lari, hingga influencer untuk menyaksikan langsung proses penanaman pohon tersebut. Langkah ini di harapkan mampu memperluas edukasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam melalui aksi sederhana yang memberikan dampak jangka panjang.

Mengusung Tema Perjalanan Menuju Perusahaan Terbuka

Pancasakti Run 2026 mengangkat tema “The Journey to Going Public Begins”. Tema tersebut mencerminkan langkah awal Pancasakti Group dalam mempersiapkan diri menuju perusahaan terbuka melalui rencana IPO pada tahun 2029.

Meski membawa semangat transformasi bisnis, penyelenggara memastikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tetap menjadi salah satu nilai utama yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan olahraga ini, perusahaan ingin memperkenalkan visi, budaya kerja, serta komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Pancasakti Run juga menjadi media untuk mempererat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelanggan, pemasok, mitra perbankan, hingga rekan bisnis lainnya.

Peserta Pancasakti Run 2026 berlari di kawasan QBig BSD City

Pancasakti Run 2026 akan di selenggarakan pada Minggu, 19 Juli mendatang di QBig BSD City, Tangerang.

Hadirkan Kategori Half Marathon

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Pancasakti Run 2026 menghadirkan kategori baru berupa Half Marathon dengan jarak tempuh 21 kilometer.

Kategori tersebut melengkapi dua nomor yang sudah lebih dahulu tersedia, yakni 10 kilometer dan 5,5 kilometer. Kehadiran nomor Half Marathon di harapkan mampu menarik minat pelari yang ingin mencoba tantangan lebih besar.

Penyelenggara menargetkan sekitar 5.000 peserta akan ambil bagian dalam seluruh kategori lomba yang di pertandingkan pada tahun ini.

Selain pengalaman berlari, panitia juga telah menyiapkan total hadiah podium senilai Rp230 juta bagi para juara di setiap kategori. Beragam hadiah doorprize turut di sediakan untuk menambah kemeriahan acara.

Setiap peserta juga akan memperoleh race pack dengan berbagai perlengkapan dan manfaat yang memiliki nilai keseluruhan hingga sekitar Rp1 juta.

Kesempatan Menuju World Marathon Majors 2027

CEO Pancasakti Group, Suwandy Tasmady, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini menghadirkan nilai tambah yang membedakan Pancasakti Run dari ajang lari lainnya di Indonesia.

Peserta yang mengikuti kategori Half Marathon 21K memiliki kesempatan mengikuti program undian menuju ajang bergengsi World Marathon Majors 2027.

Program tersebut di peruntukkan bagi tiga peserta yang mampu menyelesaikan lomba dengan catatan waktu maksimal dua jam tiga puluh menit. Kesempatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pelari yang ingin merasakan pengalaman berkompetisi di tingkat internasional.

Menurut Suwandy, penyelenggaraan Pancasakti Run bertujuan mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup aktif, menjaga kesehatan, serta mempererat kebersamaan melalui olahraga.

Digelar di QBig BSD City

Pancasakti Run 2026 di jadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, di kawasan QBig BSD City, Tangerang.

Ajang ini menjadi penyelenggaraan kedua setelah sukses menarik perhatian ribuan peserta pada edisi perdana tahun lalu. Dengan berbagai pembaruan yang di hadirkan, mulai dari kategori Half Marathon, hadiah yang lebih besar, hingga program penghijauan berkelanjutan, Pancasakti Run di harapkan mampu menjadi salah satu event lari yang memberikan manfaat tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat secara luas.

Melalui perpaduan olahraga, edukasi lingkungan, serta semangat transformasi perusahaan, Pancasakti Run 2026 ingin menunjukkan bahwa sebuah ajang lari dapat menjadi sarana untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masa depan.