Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026 – membawa hasil positif bagi Indonesia setelah para atlet berhasil mengamankan dua medali. Tim Merah Putih membawa pulang satu medali perak dan satu perunggu dari kompetisi tingkat Asia tersebut.

Turnamen hoki bawah air ini berlangsung di Kolam Renang Utama Hotel Seruni, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kompetisi bergulir selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Agustus 2026.

Sejumlah negara Asia mengirimkan wakil terbaiknya untuk mengikuti persaingan. Tercatat tujuh negara ambil bagian, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Jepang, dan China.

Persaingan antartim berlangsung ketat karena setiap peserta berusaha menunjukkan kemampuan terbaik. Indonesia pun mampu bersaing dan menempatkan wakilnya di podium pada dua kategori berbeda.

Cucut Underwater Hockey Sabet Medali Perak U-15

Salah satu pencapaian Indonesia datang dari Cucut Underwater Hockey. Tim tersebut tampil pada kategori U-15 dan berhasil melangkah hingga perebutan posisi terbaik.

Perjalanan Cucut Underwater Hockey menghasilkan medali perak setelah menghadapi Malaysia A. Pertandingan berlangsung sengit karena kedua tim saling mengejar angka hingga akhir laga.

Wakil Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan Malaysia A dengan skor tipis 4-5. Meski belum berhasil merebut medali emas, hasil tersebut tetap menjadi pencapaian penting bagi perkembangan atlet muda hoki bawah air Indonesia.

Keberhasilan menempati posisi kedua juga memperlihatkan kemampuan atlet muda Indonesia dalam menghadapi persaingan regional. Terlebih, mereka harus berhadapan dengan peserta dari sejumlah negara yang memiliki kekuatan kompetitif.

Pencapaian ini sekaligus memberikan pengalaman berharga kepada para pemain U-15. Pengalaman bertanding pada level Asia dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi turnamen berikutnya.

Tim Elite Woman Indonesia Amankan Medali Perunggu

Selain kategori U-15, Indonesia juga mendapatkan medali dari sektor Elite Woman. Tim Underwater Hockey Woman Indonesia menutup kompetisi dengan menempati peringkat ketiga.

Hasil tersebut membuat Janis Rosalita dan rekan-rekannya berhak membawa pulang medali perunggu.

Dalam salah satu pertandingan, tim Indonesia menghadapi wakil Filipina. Pertandingan tersebut memberikan tantangan berat bagi skuad Indonesia. Filipina mampu tampil lebih efektif dan mengakhiri laga dengan keunggulan 11-3.

Walaupun belum mampu meraih hasil maksimal dalam pertandingan tersebut, tim Elite Woman tetap berhasil mempertahankan posisi di tiga besar. Pencapaian ini menambah koleksi medali Indonesia dalam Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026.

Dengan demikian, Indonesia mengakhiri turnamen dengan dua medali. Cucut Underwater Hockey mempersembahkan perak dari kategori U-15, sedangkan tim Elite Woman menyumbangkan perunggu.

Atlet Indonesia raih dua medali di Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026.

Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026 berlangsung di Kolam Renang Utama Hotel Seruni, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 5-8 Agustus.

PB POSSI Apresiasi Perjuangan Atlet Indonesia

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang berjuang dalam kejuaraan tersebut.

Sekretaris Jenderal PB POSSI Nur Kholis menyampaikan penghargaan kepada para atlet hoki bawah air Indonesia. Ia juga memberikan ucapan selamat kepada tim Elite Woman dan Cucut Underwater Hockey yang berhasil mencapai podium.

PB POSSI menilai keikutsertaan dalam kompetisi internasional memiliki arti penting bagi perkembangan atlet. Selain mengejar prestasi, para pemain bisa mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.

Pengalaman tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tim. Para atlet juga memiliki kesempatan mengukur kemampuan mereka ketika berhadapan dengan peserta dari negara lain.

Atlet Diminta Terus Tingkatkan Kemampuan

Ketua Umum PB POSSI Makhruzi Rahman turut memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang tampil membawa nama Indonesia. Ia mendorong para pemain agar tidak berhenti mengembangkan kemampuan setelah mengikuti Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026.

Menurut Makhruzi, latihan secara konsisten menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas atlet. Para pemain perlu terus mengembangkan keterampilan, kemampuan individu, serta kerja sama tim agar mampu meraih hasil lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.

PB POSSI berharap hoki bawah air Indonesia dapat mencatat prestasi yang semakin baik pada berbagai kejuaraan internasional. Karena itu, pembinaan atlet menjadi bagian penting untuk menjaga perkembangan cabang olahraga tersebut.

Kejuaraan Asia Jadi Momentum Perkenalkan Hoki Bawah Air

Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026 juga menjadi momentum untuk memperkenalkan olahraga ini kepada masyarakat Indonesia secara lebih luas.

Hoki bawah air memang belum sepopuler sejumlah cabang olahraga lainnya di Tanah Air. Namun, kehadiran kompetisi tingkat Asia di Bogor dapat membantu masyarakat mengenal karakter serta perkembangan olahraga tersebut.

PB POSSI berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik mengenal hoki bawah air. Dengan meningkatnya perhatian publik, pembinaan dan regenerasi atlet juga memiliki peluang untuk berkembang lebih luas.

Prestasi pada Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026 menjadi salah satu langkah positif. Dua medali yang diraih menunjukkan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing dengan wakil negara lain di tingkat Asia.

Selanjutnya, hasil tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk meningkatkan performa. Indonesia juga memiliki peluang membangun kekuatan yang lebih kompetitif melalui pembinaan berkelanjutan.

Dengan latihan, pengalaman bertanding, dan regenerasi atlet yang konsisten, hoki bawah air Indonesia diharapkan mampu menghasilkan lebih banyak prestasi pada berbagai kompetisi internasional mendatang.