Anthropic – memperkenalkan dua model kecerdasan buatan terbarunya, Claude Fable 5.1 dan Claude Mythos 5.1, pada Selasa (1/9/2026). Perusahaan mengembangkan kedua model tersebut untuk meningkatkan kemampuan AI dalam menangani pemrograman serta berbagai pekerjaan berbasis pengetahuan.

Melalui keterangan resminya, Anthropic menyebut generasi terbaru ini sebagai model paling maju yang mereka miliki untuk kebutuhan coding dan knowledge work. Selain membawa peningkatan kemampuan, perusahaan juga berupaya membuat penggunaan model lebih efisien dari sisi biaya.

Anthropic bahkan mengeklaim pengguna dapat memperoleh penghematan hingga sekitar 45 persen dalam kondisi tertentu. Efisiensi tersebut menjadi salah satu pembaruan penting di bandingkan generasi Fable sebelumnya.

Claude Fable 5.1 dan Mythos 5.1 Punya Kemampuan Serupa

Meskipun menggunakan nama berbeda, Claude Fable 5.1 dan Claude Mythos 5.1 pada dasarnya berasal dari model yang sama. Anthropic membedakan keduanya berdasarkan mekanisme pengamanan dan kelompok pengguna yang memperoleh akses.

Claude Fable 5.1 tersedia untuk penggunaan secara umum. Pengguna maupun pengembang dapat mengakses model tersebut melalui layanan cloud serta API yang di sediakan Anthropic.

Sementara itu, Anthropic membatasi Claude Mythos 5.1 melalui program trusted access. Perusahaan hanya memberikan akses kepada mitra yang telah melewati proses pemeriksaan tertentu.

Pembatasan tersebut terutama berlaku untuk penggunaan dalam bidang keamanan siber dan ilmu hayati atau life sciences. Anthropic menerapkan kebijakan itu karena Mythos 5.1 mempunyai kemampuan sensitif pada tingkat yang lebih tinggi.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat menyediakan kemampuan AI yang lebih luas tanpa mengabaikan aspek keamanan untuk penggunaan yang berpotensi memiliki risiko lebih besar.

Sistem Pengamanan Fable 5.1 Lebih Presisi

Anthropic turut meningkatkan sistem pengamanan pada Claude Fable 5.1. Salah satu fokus perusahaan adalah mengurangi false positive atau kondisi ketika AI menolak permintaan yang sebenarnya aman karena sistem keliru menganggapnya berbahaya.

Perbaikan ini terlihat dalam penggunaan terkait keamanan siber. Anthropic mengeklaim sistem terbaru mampu mengurangi pemblokiran keliru hingga 60 persen di bandingkan sistem sebelumnya.

Perusahaan juga memperluas kemampuan Fable 5.1 dalam membantu pengguna menemukan kerentanan atau bug pada perangkat lunak. Namun, Anthropic tetap memberikan batasan terhadap bantuan yang dapat di berikan model.

Fable 5.1 dapat membantu mengidentifikasi celah keamanan dalam software. Sebaliknya, model tidak boleh membantu membuat exploit berupa kode atau metode yang bertujuan memanfaatkan kerentanan tersebut.

Anthropic menerapkan pendekatan serupa pada bidang biologi. Perusahaan meningkatkan sistem pengamanan agar model tidak terlalu mudah menolak pertanyaan medis maupun biologi yang sebenarnya tidak berbahaya.

Catat Hasil Tinggi dalam Pengujian Benchmark

Selain memperbaiki sistem keamanan, Anthropic meningkatkan performa model pada berbagai pengujian. Perusahaan menyatakan model terbaru tersebut memperoleh hasil terbaik Anthropic dalam sejumlah kategori benchmark.

Salah satunya adalah Terminal-Bench 4.0. Pengujian ini mengukur kemampuan AI dalam menangani pekerjaan coding melalui command-line interface atau CLI.

Model tersebut juga menjalani Humanity’s Last Exam yang di gunakan untuk mengukur kemampuan penalaran secara lebih umum. Hasil pengujian menjadi salah satu indikator peningkatan kemampuan generasi terbaru Claude dalam menyelesaikan pekerjaan kompleks.

Anthropic tidak hanya menyoroti kemampuan coding. Perusahaan juga menunjukkan potensi penggunaan model untuk membantu penelitian ilmiah.

Anthropic memperkenalkan Claude Fable 5.1 dan Claude Mythos 5.1

Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic resmi memperkenalkan dua model AI terbarunya, yakni Claude Fable 5.1 dan Claude Mythos 5.1, Selasa (1/9/2026).

Anthropic Klaim AI Membantu Menghasilkan Tiga Temuan Ilmiah

Sebelum meluncurkan model tersebut kepada publik, Anthropic mengujinya dalam kegiatan penelitian. Perusahaan mengeklaim model terbarunya berhasil menghasilkan tiga temuan ilmiah baru.

Beberapa hasil yang mereka sebutkan mencakup optimasi khusus untuk GPU serta pembuatan peta Venus beresolusi tinggi. Model menyusun peta tersebut dengan memanfaatkan kumpulan foto yang sebelumnya sudah tersedia.

Menurut Anthropic, kemampuan penelitian Claude Fable 5.1 dapat memberikan gambaran awal tentang peran kecerdasan buatan dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan.

AI tidak hanya berfungsi untuk menjawab pertanyaan atau menghasilkan kode. Teknologi tersebut berpotensi membantu peneliti menganalisis informasi dan menemukan pendekatan baru dalam pekerjaan ilmiah.

Privasi Data Pengguna Enterprise Tetap Menjadi Perhatian

Anthropic juga membawa kebijakan yang di tujukan kepada pelanggan perusahaan atau enterprise, khususnya mereka yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap keamanan dan privasi informasi.

Perusahaan menegaskan tidak menggunakan data pelanggan enterprise untuk melatih model AI tanpa mendapatkan izin secara eksplisit. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari pendekatan Anthropic terhadap pengelolaan data pengguna bisnis.

Perlindungan data menjadi semakin penting seiring bertambahnya perusahaan yang memanfaatkan AI untuk mengolah informasi internal maupun menjalankan pekerjaan yang bersifat sensitif.

Biaya Claude Fable 5.1 Diklaim Lebih Hemat

Peningkatan kemampuan tidak membuat biaya penggunaan Claude Fable 5.1 menjadi lebih tinggi. Sebaliknya, Anthropic mengeklaim generasi terbaru tersebut dapat menekan biaya di bandingkan Fable 5.

Untuk beban kerja tipikal berdasarkan konsumsi token, Anthropic memperkirakan biaya penggunaan Fable 5.1 sekitar 25 persen lebih rendah di bandingkan generasi sebelumnya.

Penghematan dapat menjadi lebih besar ketika pengguna menjalankan pekerjaan yang bersifat sangat agentic. Dalam skenario ketika AI bekerja lebih mandiri untuk menyelesaikan rangkaian tugas, perusahaan memperkirakan efisiensi biaya dapat mencapai sekitar 45 persen.

Salah satu faktor yang mendukung penurunan biaya tersebut berasal dari tarif cache read yang lebih rendah. Fitur cache read memungkinkan model menggunakan kembali input yang sebelumnya telah di proses dan tersimpan. Dengan mekanisme tersebut, sistem tidak perlu memproses seluruh konteks dari awal setiap kali informasi yang sama di perlukan.

Claude Fable 5.1 Tersedia di Berbagai Platform Cloud

Anthropic menyediakan Claude Fable 5.1 melalui sejumlah platform untuk memperluas akses bagi pengguna dan pengembang. Model tersebut dapat di gunakan melalui Amazon Web Services (AWS), Google Cloud, dan Microsoft Azure.

Pengembang juga dapat mengakses model melalui Claude API dengan menggunakan identitas model claude-fable-5-1.

Kehadiran Fable 5.1 menunjukkan upaya Anthropic untuk menggabungkan peningkatan kemampuan coding, penalaran, penelitian, keamanan, dan efisiensi biaya dalam satu generasi model. Sementara itu, keberadaan Mythos 5.1 memberikan pilihan dengan kemampuan lebih sensitif melalui sistem akses terbatas bagi mitra yang telah memenuhi persyaratan perusahaan.