Timnas Basket Putra Indonesia – berhasil menjaga asa untuk melanjutkan perjalanan menuju FIBA Asia Cup 2029. Skuad Merah Putih memastikan tempat di Ronde 2 Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 setelah menyelesaikan persaingan Ronde 1 Grup C yang di gelar di Arena Seremban, Malaysia.
Indonesia menutup rangkaian pertandingan pada fase pertama dengan menempati posisi ketiga klasemen Grup C. Sepanjang babak tersebut, tim nasional mencatatkan satu kemenangan dan mengalami dua kekalahan. Meski hasilnya belum sepenuhnya memenuhi harapan, pencapaian tersebut tetap cukup untuk mengantarkan Indonesia menuju tahapan berikutnya.
Keberhasilan lolos sekaligus memberikan kesempatan bagi tim pelatih dan jajaran Badan Tim Nasional untuk melakukan pembenahan. Terlebih, sejumlah pertandingan pada Ronde 1 memperlihatkan aspek yang masih perlu di perbaiki sebelum Indonesia kembali menjalani pertandingan kompetitif.
Indonesia Raih Satu Kemenangan di Ronde 1
Perjalanan Indonesia di Ronde 1 Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 menghasilkan satu kemenangan dari tiga pertandingan yang di mainkan. Hasil positif tersebut diperoleh ketika skuad Merah Putih berhadapan dengan Singapura pada 28 Agustus 2026.
Dalam pertandingan itu, Indonesia mampu mengendalikan permainan dan menunjukkan dominasi atas lawannya. Performa tersebut berbuah kemenangan meyakinkan dengan skor 80-54.
Setelah mengalahkan Singapura, tantangan yang di hadapi Indonesia semakin berat. Hong Kong menjadi lawan berikutnya pada 30 Agustus 2026. Skuad Merah Putih berusaha melanjutkan momentum kemenangan, tetapi pertandingan berakhir dengan hasil berbeda.
Indonesia harus menerima kekalahan 60-71 dari Hong Kong. Hasil tersebut membuat persaingan menuju fase selanjutnya menjadi semakin ketat.
Timnas Basket Putra Indonesia kemudian menghadapi Malaysia pada Senin, 31 Agustus 2026. Bermain menghadapi tim tuan rumah, Indonesia kembali belum berhasil mendapatkan hasil maksimal. Malaysia mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 77-63.
Dengan demikian, Indonesia menyelesaikan tiga pertandingan Ronde 1 dengan satu kemenangan serta dua kekalahan. Catatan tersebut menempatkan Merah Putih di peringkat ketiga Grup C dan memastikan tiket menuju Ronde 2.
Hasil Pertandingan Menjadi Materi Evaluasi Timnas
Meski Indonesia mampu melanjutkan perjalanan, performa selama fase pertama tetap mendapat perhatian dari jajaran Badan Tim Nasional. Managing Director Badan Tim Nasional, Jeremy Imanuel Santoso, menyampaikan apresiasi kepada para pemain atas perjuangan mereka selama mengikuti pertandingan di Malaysia.
Namun, Jeremy mengakui pencapaian pada Ronde 1 masih berada jauh dari target yang sebelumnya di harapkan tim nasional.
Menurutnya, kekalahan yang di alami Indonesia ketika menghadapi Hong Kong dan Malaysia harus segera menjadi bahan evaluasi. Pembenahan di perlukan karena skuad Merah Putih masih memiliki pertandingan lanjutan pada window berikutnya yang di jadwalkan berlangsung pada akhir November 2026.
Tim nasional ingin memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memperbaiki berbagai kekurangan. Target kemenangan menjadi penting agar Indonesia dapat mempertahankan peluang dalam perjalanan menuju FIBA Asia Cup 2029.
Khusus pertandingan menghadapi Malaysia, Jeremy menilai kekalahan tersebut memberikan kekecewaan tersendiri. Meski demikian, tim tidak memiliki banyak waktu untuk terus memikirkan hasil tersebut karena agenda internasional berikutnya sudah menanti.

Timnas Basket Indonesia Lolos ke Ronde 2 Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029
Fokus Beralih ke Persiapan Asian Games 2026
Setelah menyelesaikan Ronde 1 Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029, fokus Timnas Basket Putra Indonesia akan segera beralih menuju Asian Games 2026.
Jeremy menyampaikan bahwa tim nasional harus meninggalkan hasil kurang maksimal di Malaysia dan mulai berkonsentrasi terhadap persiapan menghadapi pesta olahraga Asia tersebut.
Sebagai bagian dari persiapan, pemusatan latihan atau training camp di jadwalkan di mulai pada 3 September 2026. Program tersebut akan menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan skuad sebelum menghadapi persaingan di Asian Games.
Indonesia juga berencana membawa komposisi pemain terbaik yang tersedia. Dengan waktu persiapan yang di miliki, tim nasional di harapkan mampu memperbaiki performa sekaligus meningkatkan kekompakan menjelang turnamen.
Agenda Asian Games juga dapat menjadi momentum bagi skuad Merah Putih untuk kembali membangun kepercayaan diri setelah mendapatkan dua kekalahan dalam Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029.
Timnas Basket Indonesia Masuk Grup F di Ronde 2
Perjuangan Indonesia dalam Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 belum berakhir. Pada Ronde 2, skuad Merah Putih akan tergabung dalam Grup F bersama lima negara lainnya.
Indonesia di jadwalkan bersaing dengan Hong Kong, Malaysia, Thailand, Mongolia, dan Fiji. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan pada fase selanjutnya tidak akan ringan.
Hong Kong dan Malaysia bahkan sudah menjadi lawan Indonesia pada fase sebelumnya. Kedua tim tersebut berhasil mengalahkan skuad Merah Putih sehingga pertemuan berikutnya dapat menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan perkembangan setelah melakukan evaluasi.
Sementara itu, Thailand, Mongolia, dan Fiji menghadirkan tantangan berbeda yang juga perlu di antisipasi secara matang.
Hasil Ronde 1 kini menjadi modal evaluasi bagi Timnas Basket Putra Indonesia. Selain mempersiapkan diri untuk Asian Games 2026, tim nasional perlu memastikan program pembenahan berjalan maksimal sebelum kembali bertanding pada lanjutan Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 pada akhir November.
Dengan persaingan yang semakin ketat, konsistensi permainan dan kemampuan meraih kemenangan akan menjadi faktor penting. Skuad Merah Putih masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa sekaligus menjaga langkah menuju FIBA Asia Cup 2029.