Tottenham Atletico Madrid – Tottenham Hotspur harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions musim 2025/2026 meskipun berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar. Hasil tersebut belum cukup untuk membawa tim asal London itu lolos ke babak berikutnya karena kalah agregat 5-7.

Pertandingan yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium pada Kamis dini hari WIB tersebut menyuguhkan laga penuh tensi tinggi. Spurs tampil agresif sejak awal demi mengejar defisit tiga gol dari leg pertama, namun Atletico Madrid mampu memberikan perlawanan sengit hingga akhir laga.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Tottenham memulai laga dengan tekanan besar untuk mengejar ketertinggalan agregat. Namun, justru Atletico Madrid yang tampil lebih berbahaya di awal pertandingan. Tim tamu sempat mencetak gol cepat melalui Ademola Lookman pada menit ketujuh, tetapi gol tersebut di anulir karena offside.

Setelah terhindar dari kebobolan, Spurs mulai menemukan ritme permainan. Kreativitas lini tengah yang di gerakkan oleh Xavi Simons dan Mathys Tel mulai memberi ancaman ke pertahanan Atletico.

Peluang emas hadir pada menit ke-24 saat Mathys Tel melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan dari sudut sempit. Namun, kiper Juan Musso berhasil melakukan penyelamatan gemilang.

Gol yang dinanti akhirnya datang pada menit ke-30. Randal Kolo Muani sukses memanfaatkan umpan matang dari Mathys Tel melalui sundulan yang tidak mampu dihalau Musso. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Spurs.

Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah. Spurs terus menekan dan menciptakan beberapa peluang tambahan, tetapi belum mampu menambah gol hingga babak pertama berakhir. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua yang Penuh Drama

Memasuki babak kedua, Atletico Madrid langsung memberikan respons cepat. Baru dua menit setelah kickoff, Julian Alvarez berhasil mencetak gol penyeimbang yang membuat skor menjadi 1-1 sekaligus memperlebar jarak agregat.

Tidak tinggal diam, Tottenham kembali mengambil inisiatif serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-52 ketika Xavi Simons mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari Archie Gray. Gol tersebut sekaligus mengakhiri puasa gol Simons dalam 16 pertandingan.

Spurs terus mencoba menambah gol untuk mengejar agregat, namun pertahanan Atletico yang solid serta penampilan impresif Musso membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-75, Atletico kembali menyamakan kedudukan melalui sundulan David Hancko yang memanfaatkan sepak pojok dari Julian Alvarez. Skor berubah menjadi 2-2 dan membuat tugas Spurs semakin berat.

Tottenham Atletico Madrid

Para penggemar Tottenham menyaksikan bek Atletico Madrid, David Hancko, dikerumuni rekan-rekan setimnya setelah mencetak gol kedua tim pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Tottenham Hotspur dan Atletico Madrid di Stadion Tottenham Hotspur di London.

Gol Penalti yang Tak Cukup

Menjelang akhir pertandingan, Tottenham mendapatkan peluang emas setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran Jose Gimenez terhadap Xavi Simons di dalam kotak penalti.

Simons yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Spurs unggul 3-2. Gol tersebut sempat membangkitkan harapan publik tuan rumah.

Namun, hingga peluit panjang di bunyikan, skor tidak berubah. Meski memenangkan pertandingan, Tottenham tetap tersingkir karena kalah agregat dari Atletico Madrid.

Atletico Madrid Melaju ke Babak Selanjutnya

Dengan kemenangan agregat 7-5, Atletico Madrid berhak melaju ke babak perempat final Liga Champions. Tim asuhan Diego Simeone selanjutnya akan menghadapi Barcelona yang sebelumnya sukses menyingkirkan Newcastle United dengan agregat meyakinkan.

Sementara itu, Tottenham Hotspur harus mengubur ambisi mereka di kompetisi elit Eropa musim ini meski menunjukkan performa yang cukup impresif pada leg kedua.

Kesimpulan

Pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Atletico Madrid menjadi salah satu laga paling menarik di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Spurs menunjukkan semangat juang tinggi dengan meraih kemenangan, tetapi defisit besar di leg pertama menjadi faktor penentu kegagalan mereka.

Di sisi lain, Atletico Madrid kembali membuktikan konsistensi mereka di kompetisi Eropa dengan berhasil melangkah ke babak berikutnya.