Es Mirip Shivling di Agra menjadi perhatian masyarakat setelah di temukan di dalam freezer milik seorang warga bernama Lata Kushwaha. Gumpalan tersebut di anggap menyerupai simbol suci Dewa Siwa yang memiliki kedudukan penting dalam kepercayaan Hindu.

Lata menemukan bentuk es itu pada 12 Juli 2026 ketika hendak mengambil es untuk saudara perempuannya. Ia terkejut karena gumpalan yang terbentuk di dalam kulkas tampak berbeda dari es biasa. Bentuknya mengingatkan Lata pada Shivling yang kerap menjadi objek pemujaan umat Hindu.

Pada awalnya, Lata memilih merahasiakan temuannya. Ia merasa khawatir orang lain akan menertawakan atau meragukan ceritanya. Namun, ketika di periksa kembali pada keesokan pagi, gumpalan tersebut masih berada di tempat semula. Lata kemudian mengundang tetangganya untuk memastikan bentuk es tersebut.

Di kaitkan dengan Keinginan Berziarah

Penemuan itu terasa istimewa bagi Lata karena dirinya telah lama ingin mengunjungi Gua Amarnath di Kashmir. Tempat tersebut di kenal sebagai salah satu tujuan ziarah penting umat Hindu karena memiliki formasi es alami yang di yakini menyerupai Shivling.

Keinginannya mengunjungi Amarnath sebelumnya beberapa kali menimbulkan perbedaan pendapat dengan sang suami. Oleh sebab itu, kemunculan gumpalan es di rumahnya di anggap sebagai pengalaman spiritual yang sangat berharga. Lata meyakini dirinya memperoleh kesempatan menyaksikan tanda kehadiran Dewa Siwa tanpa harus pergi jauh.

Es Mirip Shivling

Es di dalam kulkas salah satu warga di India ramai didatangi warga karena mirip simbol Dewa Siwa.

Foto dan Video Menyebar di Media Sosial

Kabar mengenai penemuan tersebut semakin ramai setelah foto dan videonya beredar melalui media sosial. Masyarakat dari berbagai wilayah kemudian mendatangi rumah Lata untuk melihat secara langsung.

Sejumlah pengunjung datang dari Hathras dan Dadri. Mereka membawa bunga, menaruh koin, melantunkan lagu pujian, serta memanjatkan doa di sekitar kulkas. Rumah keluarga Lata pun berubah menjadi lokasi ziarah sementara yang di penuhi masyarakat.

Harish, adik Lata, mengatakan banyaknya pengunjung membuat rumah kakaknya hampir tidak memiliki ruang kosong. Kulkas juga harus berulang kali di buka agar setiap orang dapat menyaksikan bentuk es tersebut.

Gumpalan Es Perlahan Mencair

Akibat freezer terlalu sering di buka, gumpalan es itu mulai mencair. Meskipun demikian, para pengunjung terus berdatangan untuk berdoa dan memberikan persembahan.

Harish turut menyediakan lima kilogram boondi, manisan tradisional India. Makanan tersebut terlebih dahulu di persembahkan dalam ritual, kemudian di bagikan kepada pengunjung sebagai prasad.

Memunculkan Beragam Pendapat

Fenomena serupa pernah di laporkan terjadi di Chhattisgarh pada 2025. Saat itu, sebuah keluarga juga menemukan es dengan bentuk yang di anggap menyerupai simbol keagamaan.

Kemunculan bentuk tertentu pada benda sehari-hari kerap memunculkan perdebatan. Sebagian masyarakat melihatnya sebagai pengalaman spiritual, sedangkan pihak lain menganggapnya sebagai proses pembekuan alami. Bagi Lata, keyakinan para pengunjung yang terus berdatangan membuat penemuan tersebut tetap memiliki makna mendalam.