Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat, yang melibatkan seorang sopir mobil berinisial HA berusia 38 tahun. Aksi pelanggaran lalu lintas yang dilakukannya menjadi sorotan publik setelah videonya tersebar luas di media sosial. Kejadian ini menggambarkan bagaimana perilaku pengendara yang tidak tertib dapat memicu masalah serius di jalan raya. Dalam video yang beredar, terlihat mobil Avanza yang di kemudikan HA melawan arah di salah satu jalur utama Bekasi. Tindakan tersebut langsung menuai reaksi dari warga sekitar karena di nilai membahayakan serta menyebabkan kemacetan panjang.
Banyak masyarakat di lokasi kejadian berupaya menegur HA agar kembali ke jalur yang benar. Namun, sopir tersebut tidak mengindahkan peringatan yang di berikan. Bahkan, mobil yang di kemudikannya sempat menabrak beberapa kendaraan lain yang sedang melintas. Situasi di jalan menjadi semakin tidak terkendali ketika HA memilih melarikan diri setelah terlibat insiden. Aksi kabur tersebut justru menimbulkan dampak yang lebih parah. Mobil Avanza itu terus melaju dalam kondisi tidak normal hingga menyeret sebuah sepeda motor yang tersangkut di bagian bawah kendaraan. Percikan api muncul akibat gesekan motor dengan aspal, sehingga menambah kepanikan warga yang melihatnya.
Kronologi Kejadian Menurut Pihak Kepolisian
Berdasarkan keterangan resmi dari Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam, tepatnya pada tanggal 3 Januari di Jalan Raya KH Noer Ali, kawasan Kalimalang. Lokasi kejadian berada di sekitar Lampu Merah Caman yang di kenal sebagai titik lalu lintas padat. Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Iswahyudi, menjelaskan bahwa mobil Avanza yang di kemudikan HA awalnya bergerak dari arah selatan, yaitu wilayah Jatibening. Ketika tiba di tempat kejadian perkara, HA memasuki jalur berlawanan arah dengan maksud hendak berbelok ke kanan menuju Kota Bintang.

MOBIL TABRAK MOTOR – Kendaraan roda empat Toyota Avanza melindas motor hingga terseret beberapa meter di Lampu Merah Caman, Jalan Raya KH Noer Ali Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (3/1/2026) malam.
Pada saat bersamaan, terdapat sepeda motor yang di kendarai oleh Eman Jaenal dari arah utara. Pengendara motor tersebut juga berniat berbelok ke kanan menuju Jatibening. Karena mobil HA berada di jalur yang salah, tabrakan pun tidak dapat di hindari. Avanza itu menabrak sepeda motor milik Eman Jaenal. Seharusnya, setelah terjadi kecelakaan, pengemudi mobil berhenti dan bertanggung jawab. Akan tetapi, HA justru memilih melarikan diri tanpa memikirkan keselamatan korban maupun pengguna jalan lain. Motor yang tertabrak tersebut tersangkut di kolong mobil dan terseret beberapa meter saat Avanza terus melaju kencang. Kejadian inilah yang terekam kamera warga dan akhirnya menjadi viral.
Respons Warga dan Dampak Sosial
Aksi pelanggaran dan kecelakaan yang di lakukan HA langsung memicu kemarahan masyarakat sekitar. Warga yang menyaksikan insiden itu merasa geram karena tindakan sopir di anggap sangat membahayayakan. Beberapa orang bahkan berusaha mengejar mobil Avanza yang terus melaju sambil menyeret sepeda motor. Setelah berhasil di tangkap, HA menjadi sasaran amukan massa. Pengemudi tersebut sempat di hakimi warga karena di nilai tidak bertanggung jawab atas perbuatannya. Selain itu, mobil Avanza dengan nomor polisi B-1241-HZH juga mengalami kerusakan parah akibat di amuk masyarakat. Kendaraan tersebut hancur setelah menjadi pelampiasan emosi warga di lokasi penangkapan.
Menurut keterangan kepolisian, setelah di tangkap warga, HA langsung di amankan untuk menghindari aksi kekerasan lebih lanjut. Meski begitu, peristiwa ini tetap meninggalkan dampak sosial yang cukup besar. Kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Tindakan melawan arah, kabur setelah menabrak, dan tidak mau bertanggung jawab merupakan bentuk pelanggaran serius yang dapat berujung pada sanksi hukum. Viralitas video ini menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin peduli terhadap ketertiban di jalan raya. Namun di sisi lain, reaksi emosional warga juga perlu di sikapi dengan bijak agar tidak berkembang menjadi tindakan main hakim sendiri.
Pelajaran Penting bagi Keselamatan Berkendara
Peristiwa yang melibatkan HA di Bekasi menjadi contoh nyata bagaimana pelanggaran kecil dapat berubah menjadi masalah besar. Melawan arah bukan hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan fatal. Dalam dunia lalu lintas, setiap pengendara memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga keselamatan bersama. Kepolisian mengimbau agar masyarakat selalu mengutamakan sikap tertib dan tidak melakukan tindakan berbahaya di jalan. Kejadian ini di harapkan dapat meningkatkan kesadaran publik bahwa kepatuhan terhadap rambu lalu lintas merupakan kunci utama dalam menciptakan keamanan berkendara. Dengan semakin ketatnya pengawasan dan cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial, perilaku tidak tertib seperti yang di lakukan HA seharusnya dapat di hindari di masa mendatang demi terciptanya lalu lintas yang aman dan lancar.