BYD Indonesia – resmi memperkenalkan BYD M6 EV produksi lokal dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadiran kendaraan listrik rakitan dalam negeri ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperkuat eksistensinya di industri otomotif nasional. Sekaligus memenuhi permintaan pasar kendaraan listrik yang terus berkembang.

Dengan di produksi di Indonesia, BYD M6 EV di harapkan mampu memberikan manfaat lebih bagi konsumen. Mulai dari ketersediaan unit yang semakin baik hingga dukungan terhadap perkembangan industri otomotif dalam negeri. Menariknya, meski kini di rakit secara lokal, harga varian standar tetap di pertahankan sehingga tetap kompetitif di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) listrik.

BYD M6 EV Kini Dirakit di Indonesia

BYD Indonesia memanfaatkan pameran otomotif GIIAS 2026 sebagai momentum untuk memperkenalkan BYD M6 EV yang telah di produksi secara lokal. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas investasi sekaligus menghadirkan kendaraan listrik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Director of Operations BYD Indonesia, Nathan Sun, menjelaskan bahwa produksi lokal menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan karakter pasar domestik.

Menurutnya, BYD M6 EV yang kini di rakit di Indonesia mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh. Kapasitas tersebut menjadikannya sebagai salah satu MPV listrik yang cocok di gunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan bersama keluarga.

Produksi lokal juga di harapkan dapat memperkuat rantai pasok kendaraan listrik di Indonesia. Sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap perkembangan industri otomotif nasional.

Harga BYD M6 EV Tetap Kompetitif

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam peluncuran ini adalah keputusan BYD untuk mempertahankan harga varian standar meskipun kendaraan tersebut kini di produksi di Indonesia.

BYD M6 EV varian standar tetap di pasarkan dengan harga Rp395 juta. Kebijakan tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga daya saing produk di tengah meningkatnya persaingan kendaraan listrik di pasar Indonesia.

Harga yang tidak berubah memberikan keuntungan bagi konsumen karena mereka dapat memperoleh kendaraan produksi lokal tanpa harus membayar lebih mahal di bandingkan sebelumnya.

Strategi tersebut juga di harapkan mampu memperluas jangkauan pasar serta menarik lebih banyak masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke mobil listrik.

Jarak Tempuh Hingga 450 Kilometer

Salah satu keunggulan utama BYD M6 EV terletak pada kemampuan jelajahnya yang mencapai hingga 450 kilometer dalam kondisi baterai penuh.

Jarak tempuh tersebut di nilai cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian. Termasuk perjalanan antarkota dengan frekuensi pengisian daya yang lebih minim.

Selain efisiensi energi, kendaraan ini juga di rancang untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna keluarga. Konsep MPV yang lapang di padukan dengan teknologi kendaraan listrik modern membuat BYD M6 EV menjadi salah satu alternatif menarik di pasar otomotif nasional.

Dengan kombinasi efisiensi, ruang kabin yang luas, dan teknologi ramah lingkungan. Mobil ini di harapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang mengutamakan kenyamanan sekaligus biaya operasional yang lebih hemat.

BYD M6 EV produksi lokal dipamerkan di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp395 juta dan jarak tempuh hingga 450 kilometer.

BYD Indonesia meluncurkan BYD M6 EV di GIIAS 2026.

Produksi Lokal Perkuat Industri Otomotif Nasional

Keputusan BYD memproduksi M6 EV di Indonesia tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas penjualan. Tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Produksi lokal di nilai mampu meningkatkan ketersediaan kendaraan bagi konsumen sekaligus mempercepat proses distribusi ke berbagai wilayah.

Di sisi lain, langkah tersebut juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap industri otomotif nasional melalui peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, hingga pengembangan rantai pasok komponen kendaraan listrik.

Komitmen tersebut memperlihatkan keseriusan BYD dalam mendukung percepatan transformasi menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.

BYD Hadirkan Warna Baru untuk Seal dan Sealion

Selain memperkenalkan BYD M6 EV produksi lokal, BYD Indonesia juga melakukan penyegaran pada dua model kendaraan listrik lainnya, yaitu BYD Seal dan BYD Sealion.

Kedua model tersebut kini mendapatkan pilihan warna baru bernama Lavender. Warna spesial ini di hadirkan untuk memberikan alternatif bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan dengan tampilan lebih elegan dan berbeda.

Pilihan warna baru tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan produk yang tidak hanya unggul dari sisi teknologi. Tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang mengutamakan aspek desain dan personalisasi kendaraan.

Melalui penyegaran ini, BYD berharap dapat menjangkau lebih banyak segmen pasar yang menginginkan kendaraan listrik dengan karakter visual yang lebih eksklusif.

BYD Terus Kembangkan Teknologi Kendaraan Ramah Lingkungan

BYD menegaskan bahwa berbagai inovasi yang di perkenalkan di GIIAS 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas masa depan.

Perusahaan tidak hanya mengembangkan kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV). Tetapi juga terus memperluas teknologi Plug-in Hybrid DM-i yang di klaim mampu memberikan efisiensi tinggi.

Dengan menghadirkan beragam inovasi, BYD berharap dapat terus memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin terbuka terhadap penggunaan kendaraan rendah emisi.

Ke depan, perusahaan berkomitmen menghadirkan produk yang lebih cerdas, efisien, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sekaligus mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.