Freelander 8 – resmi membuka masa pre-order di China sekaligus menandai kembalinya nama Freelander ke industri otomotif. Namun, nama tersebut kini hadir dengan identitas yang berbeda. Mobil ini menjadi produk perdana dari merek Freelander hasil kolaborasi Chery dengan Jaguar Land Rover (JLR).

Berbeda dari Freelander pada masa lalu, model terbaru ini tidak memakai emblem Land Rover. Freelander kini berdiri sebagai merek tersendiri dalam kerja sama antara Chery dan JLR. Freelander 8 menjadi kendaraan pertama yang membawa strategi baru tersebut ke pasar.

Mengutip CarNewsChina pada Senin (17/8/2026), produksi Freelander 8 berlangsung di fasilitas Chery-JLR yang berlokasi di Changshu, China. Kehadirannya sekaligus memperlihatkan arah baru kolaborasi kedua perusahaan dalam mengembangkan kendaraan elektrifikasi berteknologi modern.

Freelander 8 Usung Desain Boxy dan Kabin Premium

Dari sisi tampilan, Freelander 8 mempertahankan karakter bodi mengotak atau boxy. Pendekatan desain tersebut sebelumnya sudah terlihat melalui Concept 97. Bentuknya memberikan kesan tangguh sekaligus menegaskan karakter SUV modern.

Pada bagian depan, pabrikan memasang grille tertutup yang berpadu dengan lampu berbentuk persegi. Desain tersebut membuat wajah kendaraan terlihat sederhana, tetapi tetap memiliki karakter kuat.

Konsumen di China juga mendapatkan beberapa pilihan warna eksterior. Pilihan tersebut mencakup Thermal Lemon Gold, Streaming Silver, dan Twilight Purple.

Nuansa modern semakin terasa ketika memasuki bagian kabin. Freelander 8 menawarkan layar berukuran 46,3 inci yang menjadi salah satu elemen utama interior. Selain itu, terdapat layar LED tengah berukuran 15,6 inci untuk mendukung berbagai fungsi kendaraan.

Kenyamanan penumpang juga mendapat perhatian khusus. Pada baris kedua tersedia dua kursi bergaya zero-gravity. Kursi tersebut memiliki fitur pemanas, ventilasi, pijat, hingga penyangga kaki.

Tidak hanya itu, penumpang belakang memperoleh sejumlah fasilitas tambahan. Freelander menyediakan meja lipat berukuran kecil, kulkas, serta layar hiburan. Berbagai fasilitas tersebut memperkuat kesan premium yang ditawarkan SUV ini.

Teknologi Snapdragon 8397 dan Huawei ADS 5

Freelander 8 tidak hanya mengandalkan desain serta kenyamanan kabin. SUV tersebut juga membawa teknologi komputasi dan bantuan berkendara terbaru.

Model ini menjadi salah satu kendaraan awal yang mengadopsi chip otomotif Qualcomm Snapdragon 8397. Chip tersebut mendukung berbagai fungsi digital yang tersedia di dalam kendaraan.

Seluruh varian Freelander 8 juga memperoleh sistem bantuan berkendara Huawei Qiankun Smart Driving ADS 5. Kehadiran teknologi tersebut menjadi bagian penting dari strategi Freelander untuk bersaing di pasar kendaraan pintar China.

Freelander 8 SUV elektrifikasi hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover di China

Freelander 8 memiliki tampilan gagah dan mewah.

Sistem Extended-Range dengan Jarak Listrik 310 Km

Pada sektor penggerak, Freelander 8 mengusung teknologi extended-range. Sistem tersebut memakai mesin bensin 1.5T empat silinder yang bekerja sebagai range extender.

Pabrikan memadukan sistem itu dengan baterai ternary lithium CATL Freevoy berkapasitas 60,3 kWh. Dalam kondisi menggunakan tenaga listrik saja, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 310 kilometer berdasarkan standar CLTC.

Performa menjadi daya tarik lain yang ditawarkan. Varian penggerak empat roda menggunakan dua motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 610 kW atau sekitar 818 hp. Sementara itu, torsi puncaknya mencapai 813 Nm.

Dengan tenaga tersebut, Freelander 8 mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam waktu yang di klaim hanya 4,6 detik.

Dibekali Sistem All-Terrain dan Fitur Crab Walk

Sebagai sebuah SUV, Freelander 8 tetap menawarkan teknologi untuk mendukung perjalanan di berbagai kondisi jalan. Mobil ini membawa i-ATS Intelligent All-Terrain System yang dilengkapi tiga pengunci diferensial.

Selain itu, pabrikan memasang sistem rear-wheel steering yang mampu mengarahkan roda belakang hingga 10 derajat. Teknologi tersebut membantu kendaraan mendapatkan radius putar lebih kecil.

Sistem kemudi roda belakang itu juga memungkinkan Freelander 8 menjalankan mode crab walk. Fitur ini membantu kendaraan bergerak dengan pola tertentu ketika menghadapi ruang terbatas atau kondisi medan yang membutuhkan kemampuan manuver lebih tinggi.

Kemampuan pengisian baterainya juga menjadi perhatian. Freelander 8 memakai arsitektur tegangan tinggi 800V dan mendukung pengisian 6C. Dengan teknologi tersebut, baterai di klaim dapat terisi dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 12 menit.

Harga Freelander 8 Mulai Rp896 Jutaan

Untuk pasar China, harga pre-order Freelander 8 di mulai dari 339.900 yuan atau sekitar Rp896 jutaan. Harga tersebut berlaku untuk versi Large Five-Seater yang menawarkan konfigurasi lima tempat duduk.

Sementara itu, versi Large Six-Seater dibanderol mulai 349.900 yuan atau sekitar Rp922 jutaan. Varian ini menawarkan kapasitas enam penumpang bagi konsumen yang membutuhkan ruang lebih besar.

Pada kelas yang lebih tinggi, Max+ Edition di tawarkan seharga 429.900 yuan atau sekitar Rp1 miliar. Freelander juga menyediakan First Edition dengan jumlah produksi terbatas hanya 1.000 unit. Versi khusus tersebut mendapatkan harga promosi 449.900 yuan atau sekitar Rp1,1 miliar.

Kehadiran Freelander 8 akhirnya membawa nama Freelander kembali ke pasar dengan konsep yang benar-benar baru. Alih-alih kembali sebagai SUV beremblem Land Rover, model tersebut menjadi produk pembuka bagi merek independen hasil kolaborasi Chery dan JLR.

Melalui kombinasi teknologi elektrifikasi, performa tinggi, kemampuan segala medan, serta kabin premium, Freelander 8 membawa arah baru bagi nama yang sudah di kenal dalam industri otomotif tersebut. Model ini juga menunjukkan bagaimana Chery dan JLR mencoba menggabungkan pengalaman pengembangan SUV dengan teknologi kendaraan pintar yang berkembang pesat di China.