Hyundai Kona 2028 – mulai memperlihatkan arah baru yang akan di terapkan Hyundai pada crossover kompak tersebut. Mobil yang di duga menjadi generasi ketiga Kona kembali muncul ketika menjalani pengujian. Kali ini, kamuflase pada kendaraan uji tidak lagi menutupi seluruh bodi sehingga sejumlah perubahan eksterior mulai terlihat.
Kemunculan prototipe terbaru memberikan gambaran bahwa Hyundai tengah menyiapkan transformasi cukup besar. Jika Kona yang beredar saat ini mengandalkan banyak detail futuristis, calon penerusnya justru memperlihatkan proporsi yang lebih sederhana dengan permukaan bodi cenderung membulat.
Carscoops pada Selasa (8/9/2026) melaporkan bahwa kendaraan uji Kona generasi berikutnya sebenarnya sudah beberapa kali terlihat sebelumnya. Namun, kamuflase yang lebih ringan pada prototipe terkini membuat beberapa bagian mobil semakin mudah di amati.
Wajah Hyundai Kona 2028 Mendapat Penyegaran
Hyundai terlihat mengubah pendekatan desain pada bagian muka. Kap mesin memiliki kontur melengkung yang kemudian bertemu dengan bagian depan bergaya shark nose. Perpaduan tersebut menghasilkan wajah yang terlihat tegas tanpa mengandalkan terlalu banyak detail rumit.
Produsen asal Korea Selatan itu tampaknya juga belum meninggalkan elemen pencahayaan horizontal yang menjadi salah satu karakter Kona. Akan tetapi, lampu pada kendaraan uji terlihat memiliki ukuran lebih tebal di bandingkan Seamless Horizon Lamp milik generasi yang di pasarkan saat ini.
Hyundai menempatkan unit lampu utama pada area yang lebih rendah. Sementara itu, sebuah grille berada di bagian bawah wajah kendaraan. Grille tersebut di duga menggunakan mekanisme active shutter dengan beberapa bilah terpisah.
Susunan baru itu menunjukkan upaya Hyundai mempertahankan sebagian identitas Kona sambil menyederhanakan penampilannya. Hasilnya, bagian depan masih memiliki karakter kuat, tetapi tidak terlalu eksperimental.
Profil Samping Mengarah ke Crossover yang Lebih Sederhana
Perubahan arah desain semakin terasa ketika melihat sisi kendaraan. Hyundai mengurangi kesan rumit pada garis-garis bodi dan memilih bentuk yang lebih bersih.
Salah satu pembaruan yang cukup mudah di kenali terdapat pada gagang pintu. Prototipe memakai gagang model flush-mounted yang menyatu dengan permukaan bodi saat tidak di gunakan. Selain menghadirkan kesan modern, konfigurasi semacam ini berpotensi memberikan keuntungan dari sisi aerodinamika.
Hyundai kemudian membentuk garis jendela agar bergerak naik menuju buritan. Bentuk atap juga terlihat lebih tegas sehingga memberikan proporsi crossover yang lebih mudah di kenali.
Pelek pada kendaraan pengujian turut menarik perhatian. Bentuknya diduga di rancang dengan mempertimbangkan aliran udara sehingga dapat mendukung efisiensi aerodinamika.
Jika seluruh elemen tersebut bertahan sampai tahap produksi, generasi ketiga Kona akan memiliki karakter visual yang berbeda dari pendahulunya. Hyundai tampaknya memilih proporsi crossover yang lebih umum sebagai dasar desain, kemudian menambahkan sejumlah detail modern untuk mempertahankan identitas Kona.
Bagian Belakang Ikut Mengalami Perombakan
Perubahan tidak berhenti pada wajah dan profil samping. Hyundai juga memberikan perhatian besar terhadap area belakang.
Kaca belakang pada kendaraan uji terlihat memiliki sudut yang lebih tegas. Hyundai kemudian menambahkan spoiler berukuran cukup menonjol pada bagian atas. Pintu bagasi juga tampak memiliki bidang yang lebih lebar.
Pada area bawah, bumper menggunakan kontur yang cenderung membulat. Sementara itu, ujung knalpot tidak terlihat menonjol dari luar. Penempatan tersebut membuat buritan memperoleh tampilan yang lebih rapi dan bersih.
Seluruh perubahan ini memperlihatkan kecenderungan Hyundai untuk mengurangi elemen visual yang terlalu kompleks. Walaupun demikian, pabrikan tersebut tampaknya tidak akan sepenuhnya meninggalkan karakter desain yang sudah melekat pada Kona.

Bocoran detail Hyundai Kona generasi terbaru
Kabin Masih Menyimpan Banyak Tanda Tanya
Berbeda dengan bagian luar, informasi mengenai interior Hyundai Kona generasi ketiga masih sangat terbatas. Foto kendaraan pengujian belum memberikan gambaran utuh mengenai tata letak dashboard maupun konfigurasi kabinnya.
Kona terbaru di perkirakan akan membawa pendekatan interior minimalis. Selain itu, sistem infotainment Pleos Connect berpotensi masuk ke dalam daftar teknologi yang tersedia.
Untuk perangkat layar, terdapat perkiraan mengenai beberapa pilihan ukuran, mulai dari 12,9 inci, 14,6 inci, hingga 17 inci. Namun, informasi tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Hyundai.
Karena itu, detail mengenai bentuk dashboard, teknologi kabin, serta ukuran layar pada model produksi masih perlu menunggu pengumuman perusahaan.
Mesin Bensin dan Hybrid Berpeluang Tetap Tersedia
Selain desain, pilihan penggerak menjadi bagian penting dari pengembangan Kona berikutnya. Hyundai di perkirakan tetap menyediakan mesin bensin sekaligus membuka peluang penggunaan teknologi hybrid.
Salah satu kandidatnya berupa mesin empat silinder turbo 1,6 liter. Unit serupa juga di gunakan pada Kia Seltos dan mampu menghasilkan tenaga sekitar 190 hp atau 193 PS.
Sementara untuk varian elektrifikasi, Hyundai berpotensi menggunakan sistem hybrid yang mengandalkan mesin 1,6 liter sebagai basisnya.
Walaupun berbagai kemungkinan mulai muncul, perusahaan belum mengumumkan konfigurasi powertrain Kona generasi ketiga. Spesifikasi mesin bensin maupun sistem hybrid karena itu masih belum dapat di pastikan.
Kona Generasi Ketiga Membawa Arah Baru
Kemunculan prototipe terbaru memberikan petunjuk kuat mengenai perubahan karakter Hyundai Kona 2028. Hyundai tampaknya ingin membuat crossover tersebut memiliki bentuk yang lebih sederhana dan membulat di bandingkan generasi sekarang.
Gagang pintu yang menyatu dengan bodi, rancangan pelek berorientasi aerodinamika, buritan lebih bersih, serta wajah baru menjadi beberapa perubahan yang terlihat pada kendaraan pengujian.
Di sisi lain, Hyundai masih mempertahankan sejumlah karakter penting, terutama penggunaan elemen pencahayaan horizontal dan tampilan depan yang tegas.
Apabila bentuk kendaraan produksi nantinya tidak berbeda jauh dari prototipe, generasi ketiga Kona akan membawa pendekatan visual yang lebih konvensional. Hyundai tetap mempertahankan identitas model tersebut, tetapi membungkusnya dalam desain yang lebih sederhana dibandingkan Kona generasi saat ini.